Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Nyeri Dismenore Primer pada Siswi Di SMA Negeri 15 Semarang

Wahidah Rohmawati, Dyah Ayu Wulandari

Abstract


Prevalensi dismenore di Indonesia yaitu 64,25% yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Hasil wawancara dengan 10 orang siswi didapatkan bahwa mereka pernah mengalami nyeri haid (dismenore), mereka tidak berkonsentrasi dalam proses belajar-mengajar sampai tertidur didalam kelas bahkan sampai meminta izin untuk pulang karena tidak tahan dengan nyeri yang dialami, diantara mereka jarang melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, sehingga mereka mengalami nyeri haid (dismenorea) pada saat menstruasi, mereka juga terbebani dengan tugas dan rutinitas belajar terlebih jika menghadapi ujian. Sehingga merasa cemas dan tegang, dimana kondisi ini menimbulkan nyeri haid (dismenore). Tujuan penelitian: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan Dismenore primer pada siswi di SMA Negeri 15 Semarang. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian cross sectional, populasi penelitian yaitu siswi kelas X, sebanyak 211 orang dan jumlah sampel 138 responden, tehnik sampling Proportionate Stratified Random Sampling. Uji hubungan antara variabel menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: menunjukkan ada hubungan antara menarche dengan dismenore primer nilai ρ-value <0,001, ada hubungan antara kebiasaan olahraga dengan dismenore dengan nilai ρ-value <0,001, ada hubungan antara stres dengan dismenore dengan ρ-value <0,001. Saran: Para remaja diharapkan untuk meningkatkan aktifitas olahraga, dan menghidari stres sehingga dapat meminimalisir/mengurangi nyeri dismenore




DOI: http://dx.doi.org/10.33860/jbc.v2i2.188

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Bidan Cerdas (JBC)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.