Main Article Content

Abstract




mplementation of IMD in hospitals has decreased from the previous year and has not reached the target set by the government. Some IMD implementation processes have not been carried out according to applicable standards. So that babies do not get an IMD in accordance with existing SOPs. The purpose of this study was to determine the determinant factors associated with the implementation of the IMD by midwives in the Midwifery and Maternity Room Emergency Room (IGD) at the Anutapura General Hospital in Palu. This research method is analytical with cross sectional approach. The population of this study was that all midwives in the obstetrics emergency room and maternity room at Anutapura Palu Hospital were 37 respondents. The sample in this study is total sampling. The analysis used was univariate, and bivariate analysis using the chi square test with a confidence level of 95% (α = 0.05). The results of statistical tests on variable knowledge of midwives with the implementation of IMD p value: 0.018 (p value <0.05). APN training with the implementation of IMD p value: 0.697 (p value> 0.05). length of work with the implementation of IMD p value: 0.029 (p value <0.05). and peer support with the implementation of IMD p value: 0.007 (p value <0.05). Conclusions there is a relationship between knowledge, length of work, peer support with the implementation of the IMD, and training factors that have nothing to do with IMD implementation. The strongest factor in the relationship is peer support. It is recommended that the Anutarapura Palu Hospital be able to motivate midwives so that they can further enhance their role in the implementation and provide support to their colleagues so that the implementation of the IMD can be carried out in accordance with applicable standards.




Keywords

Knowledge Initiation early breastfeeding APN training work

Article Details

How to Cite
Ni Nyoman Novita, & Gusman Arsyad. (2020). Analisis Faktor Determinan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini oleh Bidan di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu . Jurnal Bidan Cerdas, 1(1), 34-43. https://doi.org/10.33860/jbc.v1i1.52

References

  1. Cadwell, K. & Maffei. 2013. Buku Saku Manajemen Laktasi. Jakarta: EGC.
  2. Kemenkes RI. 2013. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta.
  3. Roesli, U. 2013. Mengenal Asi Ekslusif, PT Pustaka Pembangunan. Jakarta. Swadaya Nusantara.
  4. Marmi. 2014. Etika Profesi Bidan. Pustaka Pelajar : Yogyakarta.
  5. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. 2016. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2016. Palu.
  6. Dinas Kesehatan Kota Palu. 2016. Profil Dinas Kesehatan Kota Palu Tahun 2016. Palu.
  7. Notoatmojo. 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan.Rineka Cipta : Jakarta
  8. Budi & Riyanto. 2013. Kapita Selekta Kusioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika : Jakarta.
  9. Indrayani, E. 2013. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Praktik Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Oleh Bidan Di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2013. MUI, (Online), Jilid 5, No. 3 (http://www.lib.ui.ac.id).
  10. Selvi Mohammad, A.J.M. Rantu, J.M.L. Umboh, Faktor-Faktor yang Berhubungnan dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini oleh Bidan di Rumah Sakit Prof. Dr. Aloei Saboe kota Gorotalo, 2015, Artikel Ilmiah JIKMU, vol.5 No.2a, April 2015
  11. Octarina, A. 2013. Pengaruh etos kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Kebudayaan Parawisata Pemuda dan Olahraga Kabipaten Sarolangen. Kumpulan jurnal Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unversitas Andalas, Manajemen S-1, Vol.1 (2013).
  12. Dinengsih, S. 2014. Analisis Kepatuhan Bidan Dalam Melakukan IMD Pada Proses Persalinan Di Bidan Praktik Mandiri Di Kecamatan Bekasi Timur Tahun 2014. Jurnal Skala Kesehatan, (Online), Jilid 5, No. 2, (http://ejurnalskalakesehatan- poltekkesbjm.com).
  13. Kuswana, WS. 2013. Dasar-Dasar Pendidikan Vokasi dan Kejujuran. Alfabeta : Bandung.
  14. Notoatmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan.Rineka Cipta : Jakarta
  15. Yunista , V, 2012. Faktor yang mempenarhi Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) oleh Bidan di 12 Pukesmas Agam Timur Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Agam Provinsi Sumatera Barat (Tesis) tidak dipublikasikan, Depok FKM- UI.
  16. Khoniasari, A. 2015.Pengaruh Paritas, Pengetahuan Ibu, Dukungan Keluarga, dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Di RSUD Salatiga. Tesis tidak diterbitkan. Surakarta: Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. (http://eprints.uns.ac.id).
  17. Aprina. 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Di RSIA Mutiara Putri Bandar Lampung Tahun 2015. Jurnal Skala Kesehatan, (Online), Jilid 6, No. 2, (http://ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com).
  18. Rusada AD. Yusran S. Jufri NN. 2016. Faktor yang berhubungan dengan Pelaksanaan Program Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Puskesmas Poasia kota Kendari, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol. 1 Nomor 3..
  19. Rompis. Octavia. Tumurang. Marjen. Raule. Jean. 2017. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Inisiasi Menyusu Dini di Rumah Sakit Siloam Manado. Program Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi Manado.
  20. Sirajuddin, S. Tahir A. Lumula N, Sutriani. 2013. Determinan Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini. Kesmas : National Public Health Journal 8.