Main Article Content

Abstract

Stimulasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan anak. Hal ini seringkali oleh sebagian orangtua mengabaikannya akibat ketidaktahuan orangtua tentang cara dan pentingnya memberikan stimulasi anak sejak usia dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi stimulasi tumbuh kembang terhadap kemampuan deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun oleh orangtua. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasy Eksperiment Desaign dengan rancangan one group pretest postest desaign. Variabel independen adalah edukasi stimulasi tumbuh kembang dan variabel dependen adalah kemampuan orangtua dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun. Populasi ibu yang mempunyai anak usia 0-5 tahun. Sampel berjumlah 80 orang dengan cara simple random sampling. Penelitian dilakukan selama 3 bulan yaitu Mei-Juli 2020 di RW 01 dan RW 02 Kelurahan Wonokromo Surabaya. Pengumpulan data berupa kuesioner yang mengacu pada KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan), Uji statistik menggunakan wilcoxon-test. Hasil uji statistik menggunakan uji wilcoxon-test diperoleh hasil nilai signifikan 0,000 (p-value < 0.05) artinya terdapat pengaruh edukasi stimulasi tumbuh kembang terhadap kemampuan deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun oleh orangtua. Pemberian edukasi stimulasi tumbuh kembang anak oleh orangtua dapat meningkatkan kemampuan orangtua dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang sejak dini yang akan berdampak positif seperti meningkatkan perkembangan bahasa dan memori anak, kesiapan anak dalam sekolah dan membantu anak untuk memaksimalkan potensi dalam hidup mereka.

Keywords

tumbuh kembang balita

Article Details

How to Cite
Nurul Abidah, S., & Novianti, H. (2020). Pengaruh Edukasi Stimulasi Tumbuh Kembang terhadap Kemampuan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 0-5 Tahun oleh Orangtua: The Influence of Education Stimulation of Growth and Development Towards the Early Detection Ability of Growing in Children Age 0-5 Years by Parents . Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(2), 89-93. https://doi.org/10.33860/jik.v14i2.132

References

  1. Imron R. Penyuluhan Pentingnya Penimbangan dan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita dengan Teknik Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (Sdidtk) Balita di Posyandu Anggrek Simbaringin Desa Sidosari Natar Lampung Selatan. Sakai Sambayan J Pengabdi Kpd Masy. 2018;2(1):21–5.
  2. Kementerian Kesehatan R.I. Pelayanan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018.
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Summ Policymakers. 2016;
  4. Entoh C, Noya F, Ramadhan K. Deteksi Perkembangan Anak Usia 3 Bulan – 72 Bulan Menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Poltekita J Pengabdi Masy [Internet]. 18 Mei 2020;1(1):8–14. Tersedia pada: http://jurnal.poltekkespalu.ac.id/index.php/PJPM/article/view/72
  5. Yenawati S. Stimulasi Tumbuh Kembang Anak. Psympathic J Ilm Psikol. 2018;3(1):121–30.
  6. Sumiyati, Suparmi, Santjaka A, Hapsari W. Stimulasi perkembangan anak usia 4-5 tahun. J Link. 2016;12(1):34–8.
  7. Soedjatmiko S. Pentingnya Stimulasi Dini untuk Merangsang Perkembangan Bayi dan Balita Terutama pada Bayi Risiko Tinggi. Sari Pediatr. 2016;8(3):164.
  8. Kurniawati A, Hanifah L. Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Balita dengan Perkembangan Balita Usia 12-36 Bulan di Posyandu Kasih Ibu 7 Banyu Urip Klego Boyolali Tahun 2014. J Kebidanan Indones. 2015;3(1):22–6.
  9. Nia AD. Faktor Dominan Karakteristik Ibu yang Berhubungan dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Usia 2-5 Tahun di Wilayah Kerja PUSKESMAS Nanggolo Kota Padang Tahun 2011. keperawatan anak. 2011;2(2):15–20.
  10. Fazrin I, Widiana D, Trianti IR, Baba KJ, Amalia NM, Smaut MY. Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang pada Anak di Paud Lab School UNPGRI Kediri Journal of Community Engagement in Health. J Community Engagem Heal. 2018;1(2):6–14.
  11. Sunarsih T. Peran Bidan dalam Parenting Education Sebagai Upaya Peningkatan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. SEAJOM Southeast Asia J Midwifery. 2015;1(1):29–38.
  12. Riska destina ER dan AT. Kemampuan ibu melakukan stimulasi untuk perkembangan bayi usia 3-6 bulan di wilayah kerja puskesmas puhjarak kabupaten kediri. 2017;6(1):56–65.
  13. Maryunani A. Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan. Ilmu Kesehat Anak Dalam Kebidanan Jakarta Trans Info Media. 2010;
  14. Muflihah IS. efektifitas pelatihan deteksi dini tumbuh kembang sesuai tahapan usia anak terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menstimulasi tumbuh kembang balita. 2015;XIII(1):5–9.
  15. Andriana D. Tumbuh Kembang & Terapi Bermain Pada Anak. jakarta: Salemba Medika; 2016.
  16. Lathifah NS, Andriani T. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Balita Usia 3-5 Tahun Di Posyandu Sakura Kelurahan Gunung Mas Teluk Betung Selatan, Lampung Tahun 2016. J Kebidanan. 2018;4(2):90–6.
  17. Imelda. Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Stimulasi Dan Perkembangan Anak Pra Sekolah (3-5 Tahun) Di Banda Aceh. Pengetah Ibu Tentang Pemberian Stimulasi Dan Perkemb Anak Pra Sekol (3-5 Tahun) Di Banda Aceh. 2017;8(3):19–23.
  18. Fitriani IS, Oktobriariani RR. Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Orang Tua terhadap Pencegahan Penyimpangan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Balita. Indones J Heal Sci. 2017;1(1):1.