Main Article Content

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan wujud perwujudan budaya dalam kehidupan individu, keluarga, dan masyarakat yang berorientasi sehat, dengan tujuan untuk meningkatkan, melestarikan, dan melindungi kesehatan jasmani, rohani, spiritual, dan sosial. Ada 10 indikator Perilaku Bersih dan Sehat, salah satunya adalah personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keluarga dengan status personal hygiene. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah kepala keluarga yang bertempat tinggal di Tatura Utara RW 01 - Palu Selatan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 orang, kemudian pengambilan sampel dilakukan dengan teknik quota sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan Fisher's Exact Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 27 responden yang memiliki status PHBS sehat, terdapat 18 responden yang memiliki status personal hygiene baik (66,7%) dan terdapat 9 responden yang memiliki Personal Hygiene buruk (33,3%), terdapat 17 responden yang berstatus PHBS kurang sehat dan 17 responden berstatus personal hygiene baik (100%) dan tidak ada responden yang berstatus Personal hygiene buruk (0%) responden. Analisis bivariat didapatkan p-value = 0,008, sehingga ada hubungan status perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) keluarga dengan status personal hygiene. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara Status PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di keluarga dengan Status Pribadi Higienis di Tatura Utara RW 01 - Palu Selatan. Kepala keluarga dan anggota keluarga diharapkan memahami dan  melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta melakukan higiene perorangan sesuai dengan persyaratan berdasarkan indikator PHBS

Keywords

Status PHBS Status Kebersihan Pribadi

Article Details

References

  1. Dinas Kesehatan Provinsi. Panduan Peningkatan Perilaku Hidup Brsih dan Sehat. Provinsi Sulawesi Tengah; 2013.
  2. Maryunani A. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Jakarta: CV. Trans Info Media.; 2013.
  3. Wartanoh T. Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. 4th ed. Jakarta: Salemba Medika.; 2011.
  4. Saputra DL. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Tanggerang Selatan : Pamulang; 2013.
  5. Potter P, Perry. Buku Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik,. 4th ed. Jakarta: EGC; 2012.
  6. Dinas Kesehatan Kota Palu. Promosi Kesehatan. rovinsi Sulawesi Tengah.: Dinas Kesehatan Kota Palu; 2015.
  7. Puskesmas Mabelopura. Profil Puskesmas Mabelopura. Provinsi Sulawesi Tengah; 2015.
  8. Mishbah. Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Keluarga di Desa Bajo Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong. Politeknik Kesehatan Kemenkes Palu.; 2014.
  9. Rahmawati AP. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Yogyakarta: Nuha Medika; 2012.
  10. Faridawati. hubungan antara personal hygiene dan karakteristik individu dengan keluhan gangguan kulit pada pemulung (Laskar Mandiri) di Kelurahan sumur Batu Kecamatan Bantar Gebang. UIN Jakarta; 2013.
  11. Alimul AH. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika; 2012.