Main Article Content

Abstract

Kesehatan dan keselamatan seorang ibu menjadi salah satu prioritas utama karena seorang ibu tidak dapat melepaskan diri dari risiko hamil dan melahirkan. Proses yang paling dekat terhadap kejadian kematian maternal, sebagai determinan dekat, dan secara langsung dipengaruhi oleh determinan antara yaitu status kesehatan ibu, status reproduksi, akses ke pelayanan kesehatan, perilaku perawatan kesehatan/penggunaan pelayanan kesehatan dan faktor-faktor lain yang tidak diketahui atau tidak terduga.  Kota Palu pada Tahun 2014 sebesar 8 kasus dan meningkat tajam pada Tahun 2015 sebesar 22 kasus kematian ibu. Mengetahui faktor risiko medik dan non medik yang mempengaruhi kematian maternal. Desain Case Control Study, analisis bivariat chi square test, multivariat regresi logistik ganda. Analisis bivariat dengan nilai p value > 0,05 menunjukan variabel usia, paritas, jarak kehamilan dan komplikasi kehamilan tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kematian maternal. Sedangkan variabel pemeriksaan Antenatal Care memiliki hubungan terhadap kematian maternal di Kota Palu. Faktor risiko medik tidak berhubungan dengan kematian maternal dan non medik mempunyai hubungan terhadap kematian maternal di Kota Palu

Keywords

Kematian Maternal Faktor Risiko Antenatal Care

Article Details

How to Cite
Neny, A. M., & Politon, F. V. M. (2021). Faktor Risiko Medik dan Non Medik Yang Mempengaruhi Kematian Maternal di Kota Palu. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(2), 218-222. https://doi.org/10.33860/jik.v15i2.178

References

  1. 1. Gde MIBagus 2001. Kapita Selekta Ilmu Kebidanan.
  2. 2. Kementrian Kesehatan RI. Infodatin-Ibu (1).Pdf. 2014. p. 8.
  3. 3. Dinkes Sulteng. Profil Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah 2015. 2015;1–173.
  4. 4. Arulita Ika Fibriana. Program Studi Epidemiologi Program Pasca Sarjana Undip 2007 ABSTRAK Faktor-Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kematian Maternal (Studi Kasus di Kabupaten Cilacap). 1994;79:178.
  5. 5. Dinkes Sulteng. Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2017. 2016;1–5.
  6. 6. Ketut Swarjana 2016. Statistik Kesehatan_Ketut Swarjana.
  7. 7. Selama A, Dan T, Andalas M, Fauzia I, Reza D. Gambaran Kematian Maternal Di Rsud Dr. Zainoel Abidin Selama Tahun 2010 Dan 2011. Vol. 13, Jurnal Kedokteran Syiah Kuala. 2013. 18–22 p.
  8. 8. Wahid MA, Yogyakarta UM. Risk Factor for Maternal Mortality in Bantul District in 2010-2014 Faktor Risiko Kematian Maternal di Kabupaten Bantul Tahun 2010-2014. 2014;
  9. 9. Aeni N. Faktor Risiko Kematian Ibu Risk Factors of Maternal Mortality. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 2013;7(26):453–9.
  10. 10. IN F. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di RS Roemani Kota Semarang. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 1967;
  11. 11. Respati SH, Sulistyowati S, Nababan R. Analisis Faktor Determinan Kematian Ibu di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2019;6(2):52.
  12. 12. McCarthy J, Maine D. A Framework for Analyzing the Determinants of Maternal Mortality. Studies in Family Planning. 1992;23(1):23.
  13. 13. Fenton PM, Whitty CJM, Reynolds F. Caesarean section in Malawi: Prospective study of early maternal and perinatal mortality. British Medical Journal. 2003;327(7415):587–90.
  14. 14. Aziz A, Mose JC. The Differences of Characteristic, Management, Maternal and Perinatal Outcomes among Early and Late Onset Preeclampsia. OALib. 2016;03(06):1–7.