Main Article Content

Abstract

Perilaku merokok merupakan fungsi dari lingkungan dan individu. Artinya, perilaku merokok selain disebabkan faktor-faktor dari lingkungan, juga disebabkan faktor dari dalam diri individu. Perilaku merokok pada remaja diduga terkait dengan karakter psikologis tertentu yang dimiliki yaitu konsep diri mereka sebagai remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perilaku merokok di siswa. Desain penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Penelitian di SMP Negeri 1 Atap Toyado pada bulan Juni-Juli  2017. Sampel dengan teknik Simpel random sampling berjumlah 92 orang. Hasil penelitian menunjukksn 64,7% responden dengan konsep diri tinggi dan berperilaku merokok, dan 35,3% dan responden dengan konsep diri sedang dan berperilaku merokok. Hasil uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p=1,000 (p>0,05) tidak ada hubungan antara konsep diri dengan perilaku merokok siswa. Disarankan agar siswa lebih memperkuat wadah  atau organisasi ekstrakurikuler yang terkait upaya pencegahan terhadap bahaya perilaku perilaku merokok agar para siswa tidak melalukan perilaku merokok

Keywords

Konsep Diri Perilaku Merokok

Article Details

How to Cite
Agusrianto, & Nirva Rantesigi. (2020). Hubungan Konsep Diri Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Di SMP Negeri Satu Atap Toyado. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(1), 54-58. https://doi.org/10.33860/jik.v12i1.14

References

  1. Aditama. (1992). Rokok dan kesehatan. Jakarta.
  2. 2. Kemenkes RI, 2013. Riset Kesehatan dasar. Jakarta.
  3. 3. Risnawati, Rini dan M. Nur Ghufron. (2010). Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group.
  4. 4. Mu'tadin. (2002). remaja dan rokok. Retrieved april senin, 2017, from http://www.epsikologi.com/remaja/050602
  5. 5. Marselino 2003. Hubungan Perasaan Rendah Diti dan Intensitas Merokok pada Remaja Awal. Skripsi Fakultas Psikologi UI
  6. 6. Dina, R,Y. 2011. Sikap Remaja Terhadap Perilaku Merokok dan Gambaran Konsep Diri pada Remaja Perokok. Skripsi fakultas Psikologi Universitas Indonesia