Factors Influencing the Independence of the Elderly in the Work Area of the Samata Health Center, Gowa Regency
Faktor yang Memengaruhi Kemandirian Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa
Abstract
ABSTRAK
Terdapat banyak perubahan yang terjadi pada lanjut usia mencakup perubahan-perubahan fisik, mental, psikososial, dan perkembangan spiritual yang juga berdampak pada tingkat kemandirian lansia. Berdasarkan hasil Sensus tahun 2014, jumlah Lansia di Indonesia mencapai 20,24 juta orang atau sekitar 8,03% dari seluruh penduduk Indonesia. Data tersebut menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan hasil Sensus Penduduk tahun 2010 yaitu 18,1 juta orang atau 7,6% dari total jumlah penduduk Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kemandirian lansia di wilayah kerja puskesmas samata Kabupaten Gowa. Desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 61 responden dan sampel berjumlah 37 responden dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi- square test dengan derajat kemaknan α= 0,05. Hasil penelitian menujukan terdapat pengaruh signifikan dari usia (p value=0,000), kondisi kesehatan (p value=0,012), kondisi sosial (p value=0,000) dan kondisi ekonomi (p value=0,001) terhadap kemandirian lansia (p<0,05;α=0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh usia, kondisi kesehatan, kondisi sosial, dan kondisi ekonomi terhadap kemandirian lansia di wilayah kerja puskesmas samata kabupaten gowa. Saran dari hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan ataupun pedoman bagi kepala puskemas dan perawat di wilayah kerja puskesmas samata kabupaten gowa dalam meningkatkan kerja sama dalam mengembangkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh khususnya kepada lansia.
How to Cite
Views / Downloads
Files
License
Copyright (c) 2022 Abdullah Abdullah, Dg Mangemba, Aminuddin Aminuddin, Helena Pangaribuan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Chintyawati, C. (2018). Hubungan Antara Nyeri Reumatoid Artritis Dengan Kemandirian Dalam Aktivitas Kehidupan Sehari-Hari Pada Lansia Di Posbindu Karang Mekar Wilayah Kerja Puskesmas Pisangan Tangerang Selatan Tingkat. Skripsi, 1–127.
Destria, W., Zulfitri, R., & Jumaini. (2020). Hubungan Tingkat Kemandirian Lansia Melakukan Activity Of Daily Living Dengan Kondisi Kesehatan Mental Emosional Pada Lansia Di Desa Banjar Guntung. Jurnal Medika Hutama, 02(01), 402–406.
Duhita, R. N. (2020). HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DI DESA TAAL TAPEN KABUPATEN BONDOWOSO. Jurnal Keperawatan Profesional, 8(2), 24–34. https://doi.org/10.33650/jkp.v8i2.1430
Kemetrian Kesehatan RI. (2014). Infodatin “Situasi dan Analisis Lanjut Usia.” Geriatric, 8. https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin-lansia.pdf
Kodri, & Rahmayati, E. (2014). Faktor yang Berhubungan dengan Kemandirian Lansia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betrik, XII(1), 81–89.
Nasrullah, D. (2016). Buku ajar keperawatan gerontik. Trans Info Media.
Padila. (2013). Asuhan keperawatan penyakit dalam. Nuha Medika.
Rasyid, D. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kemandirian Lansia di Kecamatan Wara Timur Kota Palopo. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta, 400–403.
Rina jumita, Azrimaidaliza, R. M. (2012). Kemandirian Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Lampasi Kota Payakumbuh. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 86–94. http://jurnal.fkm.unand.ac.id/index.php/jkma/article/view/95
Sigit, P., Setyowati, S., & Dwi, I. (2022). Hubungan Kemandirian Ekonomi dengan Kualitas Hidup Lansia. 1(1), 46–52.
Suardana, I. W., & Ariesta, Y. (2013). KARAKTERISTIK LANSIA DENGAN KEMANDIRIAN AKTIFITAS SEHARI - HARI. 6(1), 77–86.
Yuniawati, R. A. (2021). Pemberdayaan Perempuan Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 169. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.4861
Yuswatiningsih, E., & Suhariati, H. I. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kemandirian Lansia Dalam Memenuhi Kebutuhan Sehari Hari. Hospital Majapahit, 13(1), 61–70.
Similar Articles
Similar Articles
- Risna Damayanti, Syamsyuryana Sabar, Ayu Lestari, Nurarifah Nurarifah, Sukmawati sukmawati, The Effect of Providing Education on Changes in Blood Pressure in the Elderly with Hypertension: Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi , Lentora Nursing Journal: Vol. 2 No. 2 (2022): April
- Ulfiani Ulfiani, Andi Saifah, Asuhan Keperawatan Keluarga dengan Pemberian Ramuan Tradsional untuk Meningkatkan Nafsu Makan pada Balita yang Mengalami Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Kawatuna: Family Nursing Care by Giving Traditional Ingredients to Increase Appetite for Toddlers Who Are Undernourished in the Work Area of Puskesmas Kawatuna , Lentora Nursing Journal: Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober
- Dian Kurniasari Yuwono, Windy, Dg.Mangemba, Nurarifah Nurarifah, Sukmawati Sukmawati, Nitro Galenso, Sri Musriniawati Hasan, Selvi Alfrida Mangundap, Nurlailah Umar, Penerapan Mirror Therapy untuk Mengatasi Gangguan Mobilitas Fisik pada Lansia dengan Kasus Stroke Non-Hemoragik : Application of Mirror Therapy to Overcome Physical Mobility Disorders in the Elderly with Non-Hemorrhagic Stroke Cases , Lentora Nursing Journal: Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025
You may also start an advanced similarity search for this article.








