Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cahaya LED putih di malam hari terhadap kadar malondialdehyde (MDA) otak dan histopatalogi sel CA3 dan CA1 hipokampus. Jenis penelitian true eksperimental dengan post-test only control group design yang dilakukan pada 24 ekor tikus. Kelompok terbagi berdasarkan waktu paparannya: 15 hari dan 30 hari, masing-masing memiliki kelompok kontrol dan perlakuan. Kelompok kontrol: terang-gelap normal (12L:12D) dan kelompok perlakuan: terang-terang (12L:12L) dengan pencahayaan berasal dari lampu LED putih 1500 lux saat malam hari. Hasil penelitian menunjukkan kadar MDA otak pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol dan signifikan (p=0,001). Hasil pemeriksaan histopatologi sel CA3 dan CA1 pada kelompok perlakuan 15 hari didapatkan mengalami kerusakan sedang (50%) hingga berat (50%) sedangkan pada kelompok kontrol 15 hari hanya dominan pada kerusakan ringan (83,3%) dengan hasil yang signifikan (p= 0,011). Pada kelompok perlakuan 30 hari dominan mengalami kerusakan berat (83,3%) sedangkan pada kelompok kontrol 30 hari berada diantara kerusakan ringan (33,3%) hingga sedang (66,7%) dan hasil yang diperoleh signifikan (p=0,012). Cahaya LED putih di malam hari bertindak sebagai stressor apabila intensitas, durasi paparan dan panjang gelombangnya sesuai. Stressor ini meningkatkan produksi ROS dan mengarahkan sel pada stress oksidatif yang ditandai dengan meningkatnya kadar MDA. Peningkatan kadar MDA bersifat neurotoksik pada otak khususnya hipokampus yang mengarahkan sel CA3 dan CA1 pada kerusakan maka perlu adanya pengurangan dalam penggunaan lampu LED pada malam hari

Keywords

Cahaya LED MDA hipokampus ritme sirkadian

Article Details

How to Cite
Mallisa, H. E., Arsyad, A., & Idris, I. (2021). Pengaruh Cahaya LED Putih di Malam Hari Terhadap Kadar Malondialdehyde (MDA) Otak dan Histopatologi Sel CA3 dan CA1 Hipokampus Pada Tikus Wistar Jantan. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(2), 164-170. https://doi.org/10.33860/jik.v15i2.452

References

  1. 1. Cho YM, Ryu SH, Lee BR, Kim KH, Lee E, Choi J. Effects of artificial light at night on human health: A literature review of observational and experimental studies applied to exposure assessment. Chronobiology International. 2015;32(9):1294–310.
  2. 2. Susilawati D, Rezkisari I. Pakar Ungkap Bahaya Lampu LED untuk Mata [Internet]. REPUBLIKA.CO.ID. 2019. Available from: https://republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/19/05/16/prl9he328-pakar-ungkap-bahaya-lampu-led-untuk-mata
  3. 3. Moroba MM, Mabusela MS, Masyina F, Choma SSR. Increased body mass index and waist circumference exert opposite effects on body iron status: A systematic review. African Journal for Physical and Health Sciences (AJPHES). 2016;23(1).
  4. 4. Ashkenazi L, Haim A. Effect of Light at Night on oxidative stress markers in Golden spiny mice (Acomys russatus) liver. Comparative Biochemistry and Physiology - A Molecular and Integrative Physiology. 2013;165(3):353–7.
  5. 5. Lunn RM, Blask DE, Coogan AN, Figueiro MG, Gorman MR, Hall JE, et al. Health consequences of electric lighting practices in the modern world: A report on the National Toxicology Program’s workshop on shift work at night, artificial light at night, and circadian disruption. Science of the Total Environment. 2017;607–608:1073–84.
  6. 6. Widayati E. Oxidasi Biologi, Radikal Bebas, dan Antioxidant. Majalah Ilmiah Sultan Agung. 2012;50(128):26–32.
  7. 7. Susilawaty A, Ibrahim H, Ugi NT. Pemanfaatan Minyak Jelantah dengan Tambahan Ekstrak Daun Cengkeh ( Zyzygium aromaticum ) Sebagai Sabun Antiseptik dalam Menurukan Jumlah Kuman pada Telapak Tangan. Higiene. 2017;3(1):15–21.
  8. 8. Winarsi H, Purwanto A, Dwiyanti H. Kandungan Protein dan Isoflavon pada Kedelai dan Kecambah Kedelai. Jurnal Biota. 2010;15(2):181–7.
  9. 9. Liu J, Wang A, Li L, Huang Y, Xue P, Hao A. Oxidative stress mediates hippocampal neuron death in rats after lithium-pilocarpine-induced status epilepticus. Seizure. 2010;19(3):165–72.
  10. 10. Nathiya VC, Vanisree AJ. Investigations on light –induced stress model and on the role of phyllanthus amarus in attenuation of stress related depression-with focus on 5ht2a m-rna expression. Annals Of neurosciences. 2010;17(4):167–75.
  11. 11. Ahamed Basha A, Mathangi DC, Shyamala R. Effect of LED photobiomodulation on fluorescent light induced changes in cellular ATPases and Cytochrome c oxidase activity in Wistar rat. Lasers in Medical Science. 2016;31(9):1803–9.
  12. 12. Dominoni DM, Borniger JC, Nelson RJ. Light at night, clocks and health: From humans to wild organisms. Biology Letters. 2016;12(2):2–5.
  13. 13. Sroykham W, Wongsawat Y. Effects of LED-backlit computer screen and emotional selfregulation on human melatonin production. Proceedings of the Annual International Conference of the IEEE Engineering in Medicine and Biology Society, EMBS. 2013;(July):1704–7.
  14. 14. Saputro JH, Sukmadi T. Analisa Penggunaan Lampu Led Pada Penerangan Dalam Rumah. Transmisi. 2013;15(1):19–27.
  15. 15. Arjadi F, Soejono SK, Maurits LS, Pangestu M. Jumlah Sel Piramidal CA3 Hipokampus Tikus Putih Jantan pada Berbagai Model Stres Kerja Kronik Number of CA3 Pyramidal Cell in Male Albino Rat Hippocampus Exposed to Various Chronic Work Stress Models. Mkb. 2014;46(4):197–202.
  16. 16. Wiyono N, Aswin S. Hubungan antara tebal lamina pyramidalis CA1 hippocampus dengan memori kerja pada tikus (Rattus norvegicus) pascastres kronik. Jurnal Anatomi Indonesia. 2007;1(1):104–11.