The Behavior of Exclusive Breastfeeding for Mothers of Babies over 6-12 Months in Tanantovea Sub-District, District Of Donggala.
Abstract
Seorang ibu setelah melahirkan tidak punya pilihan lain kecuali menyusui bayinya, hal ini juga diyakini oleh budaya yang ada di masyarakat bahwa akan sempurna seorang ibu jika dapat mengandung, melahirkan dan menyusui, akan tetapi kenyataan yang terjadi di masyarakat pemberian air susu ibu (ASI) melalui proses menyusui bukan pilihan satu-satunya bahwa makanan utama untuk bayi baru lahir hanyalah air susu ibu sampai bayi mencapai usia 6 bulan, dan dilanjutkan sampai usia 2 tahun dengan bantuan makanan pendamping ASI. Fenomena yang banyak terjadi yaitu walaupun ibu menyusui bayinya tetapi bayi juga diberikan makanan atau minuman selain ASI. Tujuan penelitian ini yaitu diketahui hubungan karakteristik ibu, kondisi ibu dan bayi serta dukungan dengan pengetahuan tentang pemberian ASI secara Eksklusif pada ibu bayi 6-12 bulan di Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik. Populasi adalah semua ibu yang memiliki bayi> 6-12 bulan. Jumlah sampel semua populasi 96 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis univariat distribusi frekuensi, dan analisis bivariat kai kuadrat. Hasil penelitian ditemukan: 67 % responden mempunyai pengetahuan cukup tentang ASI. Hasil uji statistik didapatkan 3 variabel yang berhubungan secara signifikan dengan pengetahuan yaitu umur dengan p value = 0.020 (α=0.05), jarak kelahiran antar anak dengan pengetahuan p value = 0.004 (α=0.05), dan kondisi bayi saat lahir dengan pengetahuan p value = 0.025 (α=0.05). Kesimpulan ditemukan ada hubungan antara umur ibu, jarak kelahiran antar anak dan kondisi bayi saat lahir dengan pengetahuan komprehensif ibu lebih dari 6-12 bulan. Saran kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan peningkatan pemahaman masyarakat (ibu, suami, keluarga dan masyarakat umum) tentang ASI agar saling mendukung dalam mensukseskan program pencapaian ASI eksklusif.
How to Cite
Views / Downloads
Files
License
Copyright (c) 2021 fitria masulili, jurana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Similar Articles
Similar Articles
- Baiq Emy Nurmalisa, Helena Pangaribuan, Hasbunsyah Siregar, Analisis Determinan Faktor yang Berhubungan dengan Restless Leg Syndrome pada Pasien yang Menjalani Hemodialisa: Analysis of Determinant Factors Associated with Restless Leg Syndrome in Patients Undergoing Hemodialysis , Lentora Nursing Journal: Vol. 4 No. 1 (2023): Oktober
- Yuldensia Avelina, Helena Pangaribuan, Sisilia Anjelina Yeri, The Effect of Diabetes Self Management Education on Changes in Blood Sugar Levels in Type II Diabetes Mellitus Patients in the Nanga Health Center Work Area, Lela District, Sikka Regency: Pengaruh Diabetes Self Management Education Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Nanga Kecamatan Lela Kabupaten Sikka , Lentora Nursing Journal: Vol. 2 No. 2 (2022): April
- Abdullah Abdullah, Dg Mangemba, Aminuddin Aminuddin, Helena Pangaribuan, Factors Influencing the Independence of the Elderly in the Work Area of the Samata Health Center, Gowa Regency: Faktor yang Memengaruhi Kemandirian Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa , Lentora Nursing Journal: Vol. 2 No. 2 (2022): April
You may also start an advanced similarity search for this article.








